SMART INSTA FOREX

BELAJAR TRADING BERSAMA SMART INSTA FOREX


InstaForex

Time To Trading

New York London Tokyo Jakarta

Cari Blog Ini


The Forex Quotes are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Jumat, 18 Mei 2012

ANALISA HARI INI


EUR/USD Analisis Teknis Intraday 2012-05-17

 5/5














Show full picture

Harga saat ini tengah menguji resistance menengah dari channel bearish jangka menengah di 1.2670 dan tampaknya akan mulai turun. Namun, tembusan dari level-level ini akan membuka potensial yang bagus dan mampu mencapai batas atas dari level 1.2860.
Indikator teknis menyediakan sinyal beli namun hingga resistance tidak ditembus maka asumsi adanya penurunan adalah yang paling mungkin terjadi. Bollinger bands telah mengetat dengan kuat dalam beberapa hari ini menunjukkan penurunan volatilitas dan pergerakan kuat yang akan segera terjadi.
Berdasarkan peristiwa sebelumnya, pasar akan menyediakan peluang bullish segera setelah harga telah menembus resistancenya di 1.2670 dengan target pertama di 1.2820 dan lalu di 1.2860. Tembusan melalui level 1.2740 akan membatalkan skenario ini.

Dilakukan oleh ahli analisa 
InstaForex Companies Group © 2007-2012

Minggu, 13 Mei 2012

Apasih Sentimen Bullsih atau Sentimen Pasar


Sentimen Bullsih atau Sentimen Pasar

Sumber : COLUMN VBN



Minggu,13 Mei 2012.

Mungkin Anda biasa membaca berita-berita pasar seperti berikut ini: “Sentimen Global Kikis Indeks Bursa Indonesia”, “Sentimen Negatif Regional Picu IHSG Melemah”, “Sentimen Negatif Kepung Indeks Pagi Ini”, atau “Sentimen Negatif Terhadap Dollar AS Perkuat Euro”, “Sterling Melemah, Sentimen Negatif Terhadap Potensi Dampak Kebijakan Fiskal”, Hang Seng Ditutup Naik; Sentimen Kebijakan Fed Angkat Bursa; dan lain-lainnya yang sejenis.

Sentimen dan kembali sentimen pasar nampaknya merupakan suatu kekuatan yang begitu rupa dapat memengaruhi arah dan pergerakan pasar dan instrumen investasi. Kalau kita baca judul-judul berita di atas; hal yang sering kali tampil di berbagai media, baik cetak, online ataupun televise dan radio; kita akan mengakui bahwa memang sentimen pasar dominan mempengaruhi dinamikanya pasar. Sentimen negatif akan melemahkan pasar. Semakin kuat sentimen tersebut, semakin besar pula penurunan harga. Jika berlanjut penyurutan akan semakin panjang dan lama serta membentuk trend down. Sebaliknya, sentimen positif akan mengangkat indeks harga yang bisa berlanjut dalam suatu rally yang panjang. Suatu pola trend up terbentuk, dan kita menyebutnya pasar sedang bullish.

Konsensus Bersama

Kalau demikian, apakah sentimen pasar itu? Per definisi dapat disebutkan ini merupakan wujud perasaan bersama dari pasar, bentuk dari psikologi kelompok massa (atau crowd psychology) yang tercermin dalam aktivitas dan pergerakan harga instrumen investasi.

Pengertian lain dari Sentimen Pasar adalah sikap kesepakatan bersama (konsensus) dari para pelaku pasar investasi dalam mengantisipasi pergerakan harga di suatu jenis pasar. Sikap ini merupakan akumulasi dari berbagai faktor fundamental dan teknikal, termasuk di dalamnya pola pembentukan harga serta rilis data ekonomi ataupun berita global penting.

Aneka faktor tersebut secara bersama membentuk suatu persepsi komunitas pasar investasi. Jika ada faktor dominan di pasar yang membentuk kemudian misalnya sentimen bearish, maka pelaku pasar segera antisipasi akan turunnya harga yang mendorong mereka untuk secepatnya melakukan aksi yang sesuai. Apakah itu profit taking, atau hedging, atau open sell di sejumlah instrumen derivative yang memungkinkan. Tindakan cepat para investor akan dengan sendirinya justru mempercepat pergerakan harga. Down trend dari harga bisa semakin cepat dengan penyebaran informasi adanya sentimen bearish ini. Pada kondisi yang ekstrim, pergerakan ini disebut sebagai “falling knife” , yaitu meluncur turun seperti pisau jatuh. Itu jelas terjadi saat long bearish market bursa saham global tahun 2008, saat era subprime mortgage yang menjungkalkan sejumlah raksasa korporasi finansial global. Kalau lagi begini trend-nya, nasehat cuma satu: jangan coba dilawan!

Pembentukan Sentimen

Bagi seorang investor yang menjadi concern tentunya bagaimana mengetahui pembentukan sentimen terjadi dan selanjutnya yang penting adalah bagaimana mengambil profit dari sentimen yang ada tersebut. Bukan demikian?

Pembentukan sentimen, sebagaimana telah disebut sebagian di atas, muncul sebagai kumpulan dari berbagai faktor, apakah itu fundamental, teknikal, chart pattern, rilis data ekonomi ataupun berita global penting, serta juga siklus. Dengan demikian, untuk mempelajari pembentukan sentimen kita harus banyak membaca dan mempelajari informasi pasar. Bagaimanapun, suatu konsensus pasar sampai kepada terjadinya sentimen adalah bentukan dari informasi. Arus informasi, yang dalam era sekarang mengalir begitu cepat dengan teknologi online, begerak dan membentuk suatu persepsi umum di kalangan komunitas investor. Terlepas dari mana sumber informasi tersebut, pasar sering bereaksi dengan segera. Pendapat tokoh finansial terkemuka, sebutlah sebagai contoh Alan Greenspan yang notabene sudah pensiun dan tidak memiliki jabatan struktural lagi, itu masih sering menggerakkan pasar dengan sejumlah komentarnya. Analis pasar terdepan, seperti Nourel Roubini yang dijuluki Dr. Doom karena prediksinya yang akurat dalam meramalkan global financial crisis lalu, sering menjadi acuan investor dalam menentukan aksi pasar.

Informasi pergerakan pasar di negara tetangga sering menjadi referensi pasar. Apa yang terjadi di Jepang dengan bursa Nikkei-nya, biasanya memberikan sentimen searah di bursa Hong Kong, Hang Seng. Lalu, kita melihat gelombang yang sejenis di IHSG BEI kita. Memang tidak selalu demikian, tetapi sering kali terjadi demikian. Silakan perhatikan, bila terdapat pergerakan signifikan di bursa Shanghai China maka hembusan sentimen akan mempengaruhi bukan hanya Hang Seng Index tetapi juga dinamika bursa-bursa saham di Wall Sreet. Gelombang itu mungkin berlanjut sampai kepada IHSG di Indonesia.

Di tempat lain, kita bisa melihat bagaimana pasar menguatirkan tingkat pengangguran yang tinggi di Amerika yang tidak kunjung berkurang. Sejalan dengan itu sentimen merebak di pasar uang atau forex secara spesifiknya. Maka kita melihat mata uang US Dollar yang terus merosot bahkan terhadap Eropa dan Inggris yang ekonominya juga sebenarnya sedang bermasalah.

Jangan Dilawan, Ikuti

Kerajinan dan ketekunan kita mengamati informasi investasi yang ada akan dapat memberikan semacam radar dan signal investasi untuk segera ambil aksi yang sesuai dengan sentimen pasar tersebut. Kalau mau profit, pasar jangan dilawan tetapi diikuti. Saya suka menyebut dengan menunggangi pasar. Seperti kuda yang bisa bergerak liar tetapi dapat ditunggangi. Seperti gelombang laut yang sangat aktif tetapi dapat ditunggangi peselancar (surfer).
 Begitu juga kita perlu bersikap memanfaatkan sentimen pasar. Dia ada untuk ditunggangi dan diambil profit-nya.

Buat seorang investor sahabat terbaiknya adalah tren pasar. “The trend is your friend” . Ikuti trend-nya dan nikmati profit-nya. Mmm, sedaap …bukan...

Motto Smartinstaforex : " Yang Penting Profit  ( YPP ) " 

Sabtu, 12 Mei 2012

Yuk Ber Pikir Positif


LEPASKAN PIKIRAN NEGATIF KETIKA  ANDA AKAN 
MEMBANGUN BISNIS ANDA

Kaum perempuan, terutama kaum ibu, kadang memiliki ketakutan berlebihan ketika hendak membangun bisnis. Ketakutan pertama bisa jadi karena takut tak bisa membagi waktu antara bisnis dengan kewajiban rumah tangga. Ketakutan lainnya mungkin berasal dari masa lalu.

Kisah kebangkrutan keluarga dekat, atau sahabat, ternyata mampu mensugesti diri sendiri untuk memiliki ketakutan yang sama ketika akan memulai bisnis. Ada sebuah ketakutan tak berdasar yang membuat kaum perempuan yakin bahwa kebangkrutan itu juga akan terjadi kepadanya.
Pikiran-pikiran seperti inilah yang menghambat sesorang untuk memulai. Padahal, menurut Issa Kumalasari (coach, trainer, danspeaker professional yang sukses membangun bisnis di 3 negara), membangun bisnis belum tentu sesulit yang dibayangkan. Oleh karena itu, kaum perempuan diharapkan bisa melakukan langkah berikut, yakni :
1. Sembuhkan masa lalu
2. Putuskan untuk berkarya
3. Jadilah cahaya dunia
Issa mempraktekkan cara sederhana untuk menjauhkan diri dari pikiran-pikiran negatif, yakni dengan cara memejamkan mata. Tarik nafas perlahan lalu buang. Ulangi sampai tiga kali. Kemudian bayangkan Anda sedang meniup sebuah balon yang isinya adalah semua pikiran positif dan bayangan masa lalu.
Balon itu akan semakin besar, seiring pikiran dan bayangan masa lalu yang dikeluarkan sembari meniup balon. Lalu bayangkan balon tersebut diikat kuat, kemudian diterbangkan ke awan hingga tidak bisa terlihat lagi. Setelah balon lenyap, bayangkan sebuah cahaya masuk dari awan dan menembus tubuh Anda. Bayangkan Anda bermandikan cahaya dan Anda akan menjadi cahaya bagi dunia. Setelah merasa lega, buka mata Anda.
Latihan ini bisa diulangi kapanpun pikiran negatif muncul. Bahkan, latihan ini tak hanya bisa digunakan untuk berbisnis, tetapi juga dalam menjalin hubungan percintaan dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Pikiran negatif juga kadang menghampiri perempuan ketika memasuki pembahasan tentang investasi saham. Ketakutan paling besar disebabkan oleh kerugian besar-besaran yang akan terjadi jika salah mengambil langkah. Akibatnya, kaum perempuan memilih mundur dan mencari investasi aman di bank (deposito).
Padahal, investasi saham bisa menawarkan keuntungan sebesar 30 hingga 40 persen setiap tahun dan kemungkinan konsisten. Namun, angka ini akan tercapai jika perempuan mampu menguasai analisa teknikal.
“Semua bisa dipelajari dengan grafik. Kalau mengerti cara menganalisa grafik, maka Anda tidak akan pernah mengalami kerugian. Tentu saja hal ini harus dipelajari dan dilatih secara treus-menerus,” ungkap Ellen May, penulis buku best sellertentang saham dan pembicara untuk mengedukasi dan memberikan pelatihan saham di berbagai kota. Ellen menyampaikan hal ini dalam talkshow Mompreneur menyambut Hari Kartini di CityWalk Sudirman, Jakarta, Sabtu (21/4/2012).
Jika mau belajar, maka perempuan juga bisa menjadi trader saham yang sukses seperti Ellen. Banyak belajar juga akan meningkatkan kemampuan untuk memilih saham, waktu yang tepat untuk menjual atau membeli, dan manajemen uang.
“Banyak orang yang serakah, sehingga yang didapat bukan keuntungan malah kerugian. Dalam invetasi saham ini orang harus bisa mengendalikan emosinya. Bahkan terkadang harus diam, mundur dulu, untuk melihat reaksi pasar, baru masuk lagi untuk memutuskan beli atau jual,” jelas Ellen.
Pada dasarnya semua bidang bisnis memang bisa dipelajari. Hanya tinggal bagaimana keinginan kaum perempuan, terutama para ibu untuk mau mempelajarinya atau tidak. Selain itu, hambatan yang nantinya akan hadir ketika bisnis sudah dimulai, seharusnya tidak ditakutkan di awal, tetapi dihadapi dengan keyakinan.
Issa melakukan simulasi dengan pensil yang digenggam oleh kedua tanggannya. Ia memanggil salah seorang pengunjung untuk mematahkan pensil tersebut dengan hanya satu jari. Karena sang pengunjung fokus pada pensil, maka jarinya berhenti di pensil, sehingga pensil tak juga terbelah dua. Namun, setelah pengunjung itu menganggap pensil tersebut tidak ada, maka ia berhasil mematahkan pensil dengan jari telunjuknya.
Pensil tersebut diibaratkan sebagai hambatan yang akan menghalangi jalan pebisnis apabila dianggap sebagai penghalang. Jika pebisnis fokus kepada tujuan semula, maka hambatan tidak akan terasa sama sekali dan justru menjadi penyemangat untuk mewujudkan tujuan bisnis semula, yakni kesuksesan.



Sumber : female.kompas.com
Sumber gambar : jejakorangsukses.blogspot.com

Kamis, 10 Mei 2012

Kunci Sukses Bangit Dari Kegagalan


Kunci Sukses Bangit Dari Kegagalan

Inspirasi dan Motifasi
Bill Bartmann pernah jatuh-bangun dalam bisnisnya. Bahkan ia pernah kehilangan banyak harta hingga tinggal menyisakan rumah sebagai asetnya. Kebangkrutan itu begitu dalam karena bisnisnya yang senilai US$ 3 miliar hilang dalam sekejap. Namun Bill tak terpuruk. Selalu ada bahan pelajaran dari kegagalan bisnis. Semangat itulah yang membuatnya cepat bangkit. Nah, bagaimana caranya agar kita bisa bangkit dari kegagalan?

Bill punya 5 kunci suksesnya, yaitu:
1. Jangan anggap kegagalan itu tak pernah terjadi. Orang cenderung merasa takut mengakui kegagalan. Padahal dengan mengingkari kegagalan itu justru menimbulkan masalah baru seperti stresdan menunda pengobatan untuk bangkit.
2. Hindari memaafkan diri sendiri. Hal yang bisa memperbaiki kegagalan adalah berhenti memaafkan segala kegagalan dan mulailah fokus pada tujuan-tujuan yang lebih produktif. Bill mengibaratkan, ketika masih remaja ia homeless dan peminum. Dan ketika itu ia selalu menganggap semua itu bukan kesalahannya. Padahal itu cara yang salah karena tak ada hal produktif yang bisa ia kerjakan.
3.Jangan campur-adukkan antara tujuan yang gagal dan orang yang gagal. Kadang orang menyalahkan dirinya sendiri atas kegagalan-kegagalannya, padahal itu justru membangun mental negatif. Sebaiknya, daripada kita menganggap kita gagal, lebih baik tanyakan pada diri kita bagaimana kita bisa memperbaikinya.
4. Ingat, kegagalan bukan hanya dialami kita. Orang yang gagal meraih tujuannya terjadi sepanjang waktu. Tak ada orang yang selalu sukses sepanjang hayatnya. Jadi, gagal itu milik semua orang!
5. Fokuskan pada pelajaran kegagalan itu. Bill memberi contoh dirinya sendiri.Tak banyak orang yang berani mengatakan bahwa kegagalan bisnis yang menyebabkan dirinya bangkrut karena kehilangan sampai US$ 3 miliar (Rp 27 triliun) sebagai bahan pelajaran. Namun ia yakin itu sebagai pelajaran yang berharga. Setelah itu ia fokus padamasa depannya. Dari sanalah ia pelan-pelan bangkit dan sekarang bisnisnya bernilai sampai US$ 100 miliar.
  • Kegagalan apa yang Anda alami? Cepat bangkit dan fokuslah pada masa depan dibanding meratapi kegagalan itu.
  • Anda Pasti Bisa



Sumber artikel: andriewongso.com dan redaksi
Sumber gambar: strategicdiscipline.positioningsystems.com

Indonesia Bloger

Chess

InstaForex